Sinopsis Film God Of Egypt
Film God of Egypt

makobar.com – Film Gods of Egypt menggambarkan Dewa Mesir Kuno yang disutradarai oleh Alex Proyas. Dirilis pada 25 Februari 2016. Film ini mampu meraih pendapatan kotor USD 150 Juta.

Film yang dibintangi oleh Gerard Butler dan Brenton Thwaites ini mampu memberikan persepektif yang berbeda mengenai dewa Mesir kuno.

Film yang menceritakan kehidupan zaman Mesir kuno, dimana dewa-dewa Mesir hidup diantara manusia dengan fisik yang sedikit berbeda.

Para dewa Mesir ini digambarkan memiliki tubuh yang lebih besar, berdarah emas, dan memiliki perubahan bentuk.

Sinopsis Film The God of Egypt

Sinopsis Film dimulai dengan kisah Bek (Brenton Thwaites) seorang pencuri muda dan kekasihnya, Zaya (Courtney Eaton) yang menghadiri acara penobatan Horus (Nikolaj Coster-Waldau).

Saat acara penobatan Horus berlangsung, Datang Pamannya Horus, Set (Gerard Butler), yang merupakan saudaranya Osiris (Bryan Brown).

Set datang dan membunuh Osiris yang tidak menyangka Saudaranya akan menikamnya. Setelah membunuh Osiris, Set kemudian mengambil mata Horus yang merupakan sumber kekuatannya. ketika akan dibunuh oleh Set, Horus diselamatkan oleh pasangannya, Hathor.

Akhirnya Set melemah dan memilih untuk mengasingkan Horus. Rezim pun berganti dan Set menciptakan aturan baru, manusia yang ingin mencapai akhirat harus membayar dengan emas.

Setahun berlalu, dan keadaan menjadi sulit bagi Bek, Ia harus bekerja sebagai budak dalam pembangunan monumen Set. Sementara Zaya menjadi pelayan di rumah arsitek Set, Urshu (Rufus Sewel).

Bek memiliki keyakinan bahwa Horus mampu mengalahkan Set, Ia menyusun rencana untuk mencuri mata Horus dan memberikan kepada pemiliknya. Rencana pun disusun dan Bebek berhasil masuk ke brankas penyimpanan tempat mata Horus berada.

Ditengah pelarian, Bek dan Zaya dikejar oleh Urshu, yang berhasil membunuh Zaya ketika mereka melarikan diri.

Bek membawa tubuh kekasihnya ke tempat Horus yang buta dan membuat kesepakatan dengan Horus. Horus setuju menghidupkan Zaya kembali ditukar dengan matanya.

Petualangan Dimulai

Petualangan pun dimulai, Horus membawa Bek menemui kakeknya, Ra. Ra menyikapi pertikaian antara Horus dengan Set secara netral. Ia sibuk melawan monster Apophis setiap malam. Namun ia tidak melarang Horus untuk mengambil air suci di bejananya. Air itu dipercaya dapat memadamkan dahaga gurun dan melemahkan Set.

Ditempat lain Hathor berhasil melarikan diri dari Set. Bersama dengan Horus dan Bek yang awalnya tidak mempercayai Hathor, karena ia merasa Hathor adalah simpanan Set.

Hathor memberi tahu Horus untuk mengalahkan Sphinx terlebih dahulu, penjaga yang hanya dapat dilewati apabila mampu menjawab teka-tekinya.

Ketiganya kemudian mendatangi perpustakaan Thoth (Chadwick Boseman), membujuk Thoth untuk menemani mereka mengalahkan Sphinx.

Saat tiba di piramida Set, mereka mampu mengalahkan halangan yang ada termasuk Sphinx. tetapi sebelum dapat menuangkan air suci, Set berhasil menangkap mereka.

Mampukah mereka menemukan jalan keluar dari perangkap Set dan mengalahkannya?

Film yang menceritakan perjuangan seorang manusia yang rela melakukan apa saja demi menyelamatkan kekasihnya ini, memang layak untuk ditonton. Dengan tampilan visual efek yang memukau, film ini diberi poin 5,4 dari 10 di situs IMDB. (mc/min)